Berpikir: Dalam kondisi fisiologis normal
1. Mengapa darah yang mengalir di pembuluh darah tidak membeku?
2. Mengapa pembuluh darah yang rusak setelah trauma dapat menghentikan pendarahan?
Dengan pertanyaan-pertanyaan di atas, mari kita mulai kursus hari ini!
Dalam kondisi fisiologis normal, darah mengalir di pembuluh darah manusia dan tidak akan meluap keluar dari pembuluh darah sehingga menyebabkan pendarahan, juga tidak akan menggumpal di dalam pembuluh darah dan menyebabkan trombosis. Alasan utamanya adalah tubuh manusia memiliki fungsi hemostasis dan antikoagulan yang kompleks dan sempurna. Ketika fungsi ini abnormal, tubuh manusia akan berisiko mengalami pendarahan atau trombosis.
1. Proses hemostasis
Kita semua tahu bahwa proses hemostasis dalam tubuh manusia pertama-tama adalah kontraksi pembuluh darah, kemudian adhesi, agregasi, dan pelepasan berbagai zat prokoagulan trombosit untuk membentuk emboli trombosit lunak. Proses ini disebut hemostasis satu tahap.
Namun, yang lebih penting, ia mengaktifkan sistem koagulasi, membentuk jaringan fibrin, dan akhirnya membentuk trombus yang stabil. Proses ini disebut hemostasis sekunder.
2. Mekanisme koagulasi
Pembekuan darah adalah proses di mana faktor-faktor pembekuan diaktifkan dalam urutan tertentu untuk menghasilkan trombin, dan akhirnya fibrinogen diubah menjadi fibrin. Proses pembekuan dapat dibagi menjadi tiga langkah dasar: pembentukan kompleks protrombinase, aktivasi trombin, dan produksi fibrin.
Faktor koagulasi adalah nama kolektif dari zat-zat yang secara langsung terlibat dalam pembekuan darah di plasma dan jaringan. Saat ini, terdapat 12 faktor koagulasi yang dinamai menurut angka Romawi, yaitu faktor koagulasi Ⅰ~XⅢ (VI tidak lagi dianggap sebagai faktor koagulasi independen), kecuali IV yang berbentuk ion, dan sisanya berupa protein. Produksi II, VII, I, dan IV membutuhkan partisipasi VitK.
Berdasarkan metode inisiasi dan faktor koagulasi yang berbeda, jalur pembentukan kompleks protrombinase dapat dibagi menjadi jalur koagulasi endogen dan jalur koagulasi eksogen.
Jalur koagulasi darah endogen (yang umum digunakan adalah tes APTT) berarti bahwa semua faktor yang terlibat dalam koagulasi darah berasal dari darah, yang biasanya dipicu oleh kontak darah dengan permukaan benda asing bermuatan negatif (seperti kaca, kaolin, kolagen, dll.); Proses koagulasi yang dipicu oleh paparan faktor jaringan disebut jalur koagulasi eksogen (yang umum digunakan adalah tes PT).
Ketika tubuh berada dalam kondisi patologis, endotoksin bakteri, komplemen C5a, kompleks imun, faktor nekrosis tumor, dan lain-lain dapat merangsang sel endotel vaskular dan monosit untuk mengekspresikan faktor jaringan, sehingga memulai proses koagulasi, menyebabkan koagulasi intravaskular difus (DIC).
3. Mekanisme antikoagulasi
a. Sistem antitrombin (AT, HC-Ⅱ)
b. Sistem Protein C (PC, PS, TM)
c. Inhibitor jalur faktor jaringan (TFPI)
Fungsi: Mengurangi pembentukan fibrin dan menurunkan tingkat aktivasi berbagai faktor koagulasi.
4. Mekanisme fibrinolitik
Ketika darah membeku, PLG diaktifkan menjadi PL di bawah aksi t-PA atau u-PA, yang mendorong pelarutan fibrin dan membentuk produk degradasi fibrin (proto) (FDP), dan fibrin yang terikat silang didegradasi sebagai produk spesifik yang disebut D-Dimer. Aktivasi sistem fibrinolitik terutama dibagi menjadi jalur aktivasi internal, jalur aktivasi eksternal, dan jalur aktivasi sekunder.
Jalur aktivasi internal: Ini adalah jalur pembentukan PL melalui pemecahan PLG oleh jalur koagulasi endogen, yang merupakan dasar teoritis fibrinolisis sekunder. Jalur aktivasi eksternal: Ini adalah jalur di mana t-PA yang dilepaskan dari sel endotel vaskular memecah PLG untuk membentuk PL, yang merupakan dasar teoritis fibrinolisis primer. Jalur aktivasi eksogen: obat trombolitik seperti SK, UK, dan t-PA yang masuk ke tubuh manusia dari luar dapat mengaktifkan PLG menjadi PL, yang merupakan dasar teoritis terapi trombolitik.
Sebenarnya, mekanisme yang terlibat dalam sistem koagulasi, antikoagulasi, dan fibrinolisis sangat kompleks, dan ada banyak tes laboratorium terkait, tetapi yang perlu kita perhatikan lebih lanjut adalah keseimbangan dinamis antara sistem-sistem tersebut, yang tidak boleh terlalu kuat atau terlalu lemah.





Kartu nama
WeChat versi Tiongkok