Mengapa darah membeku?


Penulis: Succeeder   

Darah membeku karena viskositas darah yang tinggi dan aliran darah yang lambat, yang menyebabkan pembekuan darah.

Terdapat faktor koagulasi dalam darah. Ketika pembuluh darah berdarah, faktor koagulasi diaktifkan dan menempel pada trombosit, menyebabkan viskositas darah meningkat dan aliran darah melambat, sehingga menghalangi kebocoran pada pembuluh darah. Koagulasi darah sangat penting untuk hemostasis normal tubuh manusia. Koagulasi darah mengacu pada proses perubahan darah dari keadaan cair menjadi keadaan padat. Koagulasi darah adalah reaksi amplifikasi dari serangkaian faktor koagulasi. Fibrinogen diaktifkan menjadi fibrin untuk membentuk gumpalan fibrin guna mencapai tujuan hemostasis. Ketika tubuh manusia terluka, trombosit dirangsang oleh bagian yang terluka, trombosit diaktifkan, dan gumpalan agregat muncul, yang memainkan peran hemostatik utama. Kemudian trombosit mengalami perubahan kompleks untuk menghasilkan trombin, yang mengubah fibrinogen dalam plasma di sekitarnya menjadi fibrin. Gumpalan fibrin dan trombosit bertindak secara bersamaan untuk menjadi trombus, yang dapat menghentikan pendarahan dengan lebih efektif.

Jika pasien mengalami cedera dan darah belum membeku, segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.