Jika Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah, hindari buah-buahan berikut:
Jeruk bali: Jeruk bali kaya akan naringin, yang dapat memengaruhi enzim metabolisme obat di hati, sehingga meningkatkan konsentrasi obat dalam tubuh dan berpotensi menyebabkan overdosis obat.
Anggur: Anggur mengandung asam tanat dan flavonoid dalam jumlah besar, yang dapat mengikat bahan-bahan tertentu dalam obat dan memengaruhi penyerapan serta khasiat obat.
Buah delima: Kandungan tertentu dalam buah delima dapat berinteraksi dengan obat-obatan, memengaruhi khasiat obat, dan bahkan dapat menyebabkan reaksi yang merugikan.
Kesemek: Kesemek mengandung asam tanat dalam jumlah besar, yang dapat membentuk endapan yang tidak larut setelah berikatan dengan obat-obatan di dalam lambung, sehingga memengaruhi penyerapan dan khasiat obat.
Pisang: Pisang kaya akan kalium, dan beberapa pasien dengan penyakit darah mungkin perlu membatasi asupan kalium mereka. Selain itu, beberapa kandungan dalam pisang juga dapat berinteraksi dengan obat-obatan tertentu dan memengaruhi efektivitas obat.
Buah-buahan sitrus: Seperti jeruk, jeruk bali, dan lain-lain. Buah-buahan ini mengandung lebih banyak asam buah dan vitamin C, yang dapat memengaruhi stabilitas obat dan mengurangi khasiatnya; pada saat yang sama, buah-buahan ini juga dapat bereaksi secara kimiawi dengan obat-obatan tertentu untuk menghasilkan zat berbahaya.
Efek dan efek samping obat pengencer darah:
Obat pengencer darah meliputi obat antiplatelet dan antikoagulan, yang terutama digunakan untuk mencegah pembekuan darah dan trombosis serta memperlancar aliran darah. Namun, obat pengencer darah dapat menyebabkan efek samping seperti penyakit pendarahan. Oleh karena itu, perlu berhati-hati saat menggunakan obat pengencer darah dan menghindari penggunaannya bersamaan dengan makanan yang dapat memengaruhi efek obat tersebut.
Beijing Succeeder Technology Inc. (Kode saham: 688338), didirikan pada tahun 2003 dan terdaftar di bursa saham sejak tahun 2020, adalah produsen terkemuka di bidang diagnostik koagulasi. Kami mengkhususkan diri dalam alat analisis koagulasi otomatis dan reagen, alat analisis ESR/HCT, dan alat analisis hemorheologi. Produk kami bersertifikasi ISO 13485 dan CE, dan kami melayani lebih dari 10.000 pengguna di seluruh dunia.
Pengenalan Analisis
Alat analisis koagulasi otomatis sepenuhnya SF-9200 (https://www.succeeder.com/fully-automated-coagulation-analyzer-sf-9200-product) dapat digunakan untuk uji klinis dan skrining pra-operasi. Rumah sakit dan peneliti ilmiah medis juga dapat menggunakan SF-9200. Alat ini mengadopsi metode koagulasi dan imunoturbidimetri, serta metode kromogenik untuk menguji pembekuan plasma. Instrumen ini menunjukkan nilai pengukuran pembekuan sebagai waktu pembekuan (dalam detik). Jika item uji dikalibrasi dengan plasma kalibrasi, alat ini juga dapat menampilkan hasil terkait lainnya.
Produk ini terdiri dari unit probe pengambilan sampel yang dapat digerakkan, unit pembersih, unit kuvet yang dapat digerakkan, unit pemanas dan pendingin, unit pengujian, unit tampilan operasi, antarmuka LIS (digunakan untuk printer dan mentransfer data ke komputer).
Staf teknis dan berpengalaman serta analis berkualitas tinggi dan manajemen mutu yang ketat merupakan jaminan kualitas dan mutu SF-9200. Kami menjamin setiap instrumen diperiksa dan diuji secara ketat. SF-9200 memenuhi standar nasional Tiongkok, standar industri, standar perusahaan, dan standar IEC.
Kartu nama
WeChat versi Tiongkok