Makanan dan buah apa saja yang sebaiknya tidak dikonsumsi saat menderita pembekuan darah?


Penulis: Succeeder   

Makanan termasuk buah-buahan. Pasien dengan trombosis dapat mengonsumsi buah-buahan dengan tepat, dan tidak ada batasan jenisnya. Namun, perlu diperhatikan untuk menghindari makanan tinggi minyak dan lemak, makanan pedas, makanan dengan kandungan gula tinggi, makanan tinggi garam, dan minuman beralkohol agar tidak memengaruhi pengendalian penyakit.

1. Makanan tinggi minyak dan tinggi lemak: Pasien dengan trombosis memiliki viskositas darah yang tinggi, dan makanan tinggi minyak dan tinggi lemak, seperti makanan gorengan, krim, dan jeroan hewan. Karena kaya akan minyak, makanan tersebut dapat semakin merusak endotel pembuluh darah dan memperburuk trombosis setelah dikonsumsi, sehingga sebaiknya dihindari sebisa mungkin.

2. Makanan pedas: Makanan pedas yang umum termasuk cabai, keripik pedas, sup pedas, bawang bombai dan bawang putih, dll. Karena rangsangan pedas dapat menyebabkan vasokonstriksi, penyempitan lebih lanjut pada lumen dan memperburuk ketidaknyamanan, tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan pedas.

3. Makanan dengan kandungan gula tinggi: Makanan dengan kandungan gula tinggi dapat menyebabkan peningkatan konsentrasi gula darah. Konsumsi berlebihan dapat dengan mudah menyebabkan diabetes, memperlambat aliran darah dan memperburuk gejala trombosis, sehingga konsumsi makanan manis harus dikendalikan.

4. Makanan tinggi garam: Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, laju aliran darah dapat meningkat karena tekanan darah yang meningkat, yang dapat memengaruhi pembuluh darah dan memperburuk trombosis. Oleh karena itu, Anda harus aktif menghindari mengonsumsi makanan tinggi garam seperti makanan rebus dan sosis ham.

5. Makanan beralkohol: Alkohol adalah minuman stimulan yang dapat menyebabkan vasokonstriksi dan penyempitan lebih lanjut pada lumen, sehingga memengaruhi kondisi tersebut. Anda sebaiknya menghindari minum alkohol.

Jika Anda memiliki riwayat penyakit penyerta, Anda harus benar-benar mengikuti saran dokter untuk mengontrol pengobatan, dan mengikuti saran dokter untuk menggunakan obat antiplatelet dan trombolitik atau menjalani perawatan pembedahan untuk menghindari trombosis akut dan membahayakan nyawa Anda.