Tes darah apa saja yang dilakukan untuk mendeteksi gangguan pembekuan darah?


Penulis: Succeeder   

Tes yang diperlukan untuk penyakit hemoragik meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, tes imunologi kuantitatif, serta tes kromosom dan genetik.

I. Pemeriksaan fisik

Pengamatan terhadap lokasi dan distribusi perdarahan, apakah terdapat hematoma, petekia dan eccechia, serta apakah terdapat tanda-tanda penyakit terkait seperti anemia, pembesaran hati dan kelenjar getah bening limpa, urtikaria, dapat membantu dalam diagnosis awal apakah itu merupakan jenis penyakit darah dan selanjutnya pemilihan pengobatan yang tepat.

II. Tes laboratorium

1. Pemeriksaan darah rutin: berdasarkan jumlah trombosit dan kadar hemoglobin, kita dapat memahami tingkat penurunan trombosit dan kondisi anemia.

2. Pemeriksaan biokimia darah: berdasarkan bilirubin total serum, bilirubin indirek, telur terikat serum, dan LDH, pahami adanya penyakit kuning dan hemolisis.

3. Tes koagulasi: untuk memahami apakah ada kelainan pada fungsi pembekuan darah berdasarkan kadar protein serat plasma, D-dimer, produk degradasi protein serat, kompleks kotilin-antitrombin, dan inhibitor faktor pengaktif plasmin.

4. Pemeriksaan sel sumsum tulang: untuk memahami perubahan sel darah merah dan sel granulosa, mengetahui penyebabnya, dan membedakannya dari penyakit sistem darah lainnya.

III. Analisis kuantitatif imunologi

Untuk menilai tingkat trombosit dan antigen serta antibodi yang terkait dengan faktor pembekuan darah.

IV. Analisis kromosom dan gen

Pasien dengan kelainan genetik tertentu dapat didiagnosis melalui FISH dan pengujian genetik. FISH digunakan untuk menentukan apakah ada jenis mutasi gen yang diketahui, dan pengujian gen digunakan untuk menyaring mutasi spesifik dari penyakit genetik.

Beijing SUCCEEDER, sebagai salah satu merek terkemuka di pasar diagnostik Trombosis dan Hemostasis di Tiongkok, memiliki tim berpengalaman di bidang Litbang, Produksi, Pemasaran, Penjualan, dan Layanan. SUCCEEDER memasok alat analisis koagulasi dan reagen, alat analisis reologi darah, alat analisis ESR dan HCT, serta alat analisis agregasi trombosit dengan sertifikasi ISO13485, CE, dan terdaftar di FDA.